Ingin berkarir di luar negeri dan mencari pengalaman kerja internasional? Saat ini, semakin banyak negara yang secara aktif melirik tenaga kerja atau pekerja migran Indonesia (PMI) untuk mengisi berbagai sektor penting, mulai dari kesehatan, manufaktur, perhotelan, hingga teknologi.
Tingginya etos kerja, keramahan, dan adaptabilitas yang tinggi membuat pekerja Indonesia menjadi alasan perusahaan-perusahaan global tertarik untuk merekrut tenaga kerja Indonesia. Negara mana saja yang sedang membuka pintu lebar bagi tenaga kerja Indonesia (TKI)? Berikut ini daftar negara yang membutuhkan tenaga kerja Indonesia menurut Kemnaker.
Negara yang Membutuhkan Tenaga Kerja Indonesia
Di tahun 2025 tercatat ada 5 besar negara penyedia lowongan pekerjaan terbanyak semuanya berada di benua Asia, yakni di Asia Timur, Asia Tenggara hingga di Timur Tengah.
1. Taiwan
Dimulai dari negara Taiwan. Di tahun 2025 tercatat ada sebanyak 126.208 lowongan yang terbuka untuk tenaga kerja Indonesia. Negara Indonesia dan Taiwan sendiri memiliki hubungan ketenagakerjaan yang terstruktur.
Indonesia dan Taiwan memiliki jalur kerja sama resmi dan kerangka perlindungan hukum yang sudah berjalan lama melalui kantor perwakilan dagang seperti TETO. Sistem rekrutmen, pelatihan bahasa, hingga pengiriman tenaga kerja dari Indonesia dinilai memenuhi standar yang dibutuhkan oleh pemberi kerja di Taiwan.
Berapa gaji pekerja migran di Taiwan? Besaran gaji pokok pekerja migran di Taiwan juga cukup tinggi, yakni sekitar NT$29.500 per bulan atau sekitar Rp16.406.109 per bulan untuk beberapa sektor pekerjaan seperti pekerja industri manufaktur, perawat di panti jompo atau rumah sakit, pekerja konstruksi, nelayan, dan pekerja pertanian.
2. Malaysia
Posisi selanjutnya ditempati oleh negara tetangga, yakni Malaysia yang membuka lowongan kerja untuk tenaga kerja Indonesia sebanyak 118.316 lowongan. Kerja di Malaysia sering jadi tujuan utama para TKI atau PMI yang ingin bekerja ke luar negeri.
Faktor kedekatan bahasa dan budaya menjadi salah satu alasan kedua negara ini saling membutuhkan. Keduanya menggunakan bahasa yang mirip serta memiliki kultur sosial yang juga tidak jauh beda sehingga pemberi kerja menjadi lebih minim hambatan dibandingkan jika mereka harus merekrut pekerja dari negara dengan bahasa dan budaya yang berbeda.
Baca Juga: Jasa Translate Kontrak Kerja Luar Negeri Resmi dan Tersumpah
3. Hongkong
Hongkong tercatat membuka sebanyak 59.588 lowongan pekerjaan untuk tenaga kerja Indonesia. Selain Malaysia, Hongkong juga masuk destinasi impian bagi banyak pencari kerja asal Indonesia karena gajinya yang relatif tinggi dan stabil.
Fasilitas akomodasi serta tunjangan pun terjamin karena undang-undang Hong Kong mewajibkan pemberi kerja untuk menyediakan tempat tinggal yang layak serta tunjangan makan. Hal ini membantu para pekerja menekan biaya hidup sehari-hari sehingga sebagian besar gaji mereka bisa ditabung dan dikirimkan untuk keluarga di kampung halaman.
4. Singapura
Negara berikutnya adalah Singapura yang membuka loker sebanyak 26.075. Dengan siklus perekonomiannya yang sangat dinamis, negara tetangga ini menaruh minat besar pada tenaga profesional asal Indonesia, terutama untuk mengisi berbagai posisi seperti di sektor kesehatan, pelayanan sosial, hingga bidang spesifik lainnya.
Peluang besar di Singapura pun tidak hanya menawarkan prospek karier yang cemerlang, tetapi juga mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap kualitas dan kompetensi tenaga kerja Indonesia di kancah internasional.
5. Arab Saudi
Negara terakhir yang membuka peluang kerja bagi TKI adalah Arab Saudi, dengan total penawaran mencapai 9.706 lowongan pekerjaan. Kesempatan ini menjadi salah satu peluang bagi para pencari kerja yang ingin berkarier di luar negeri, mengingat luasnya sektor pekerjaan yang tersedia serta eratnya hubungan bilateral antara kedua negara. Dengan ribuan lowongan ini diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja terampil asal Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.
FAQ: Negara yang Membutuhkan Tenaga Kerja Indonesia
1. Sektor apa yang dibutuhkan?
Ada 5 sektor terbesar dalam penempatan tenaga kerja luar negeri meliputi, sektor domestik 114.069 lowongan kerja; aktivitas jasa lainnya seperti pemetikan buah 66.260 lowongan; pertanian, kehutanan, dan perikanan 59.681 lowongan; manufaktur 54.902 lowongan; kesehatan dan pelayanan sosial 33.949 lowongan.
2. Apa syarat umumnya?
Syarat bisa berbeda tiap negara dan sektor. Secara umum Anda perlu:
- paspor, KTP, KK, dan usia sesuai ketentuan negara tujuan;
- pemeriksaan kesehatan;
- pelatihan atau sertifikasi kompetensi, termasuk bahasa negara tujuan (misalnya Jepang atau Korea);
- terdaftar di SISKOP2MI dan memakai P3MI resmi atau program pemerintah;
- perjanjian kerja yang jelas sebelum berangkat.
Beberapa persyaratan dokumen kerja ke luar negeri yang masih dalam bahasa Indonesia pun biasanya wajib diterjemahkan ke jasa penerjemah tersumpah resmi dan tepercaya seperti Translator Partner supaya keabsahan dokumen terjamin dan tidak ditolak oleh instansi terkait.