Info

Translate Dokumen Working Holiday Visa untuk Pengajuan Tanpa Ditolak

Daftar Isi

Working Holiday Visa atau WHV merupakan jenis visa yang memungkinkan Anda untuk tinggal sementara di negara lain dalam rangka bekerja serta belajar sambil berlibur. Sama seperti jenis visa lainnya, untuk mengajukan WHV Anda perlu melakukan translate dokumen working holiday visa supaya pihak Kedutaan atau imigrasi negara tujuan dapat memverifikasi isi dokumen resmi Anda dengan akurat.

Mengapa Perlu Translate Dokumen Working Holiday Visa?

Translate dokumen untuk Working Holiday Visa biasanya diperlukan karena alasan-alasan berikut:

1. Otoritas imigrasi memakai bahasa resmi negara tujuan

Petugas visa di negara tujuan, misalnya, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, atau Kanada hanya bisa memeriksa dokumen dalam bahasa yang mereka pahami, umumnya Inggris atau bahasa resmi setempat. Dokumen berbahasa Indonesia tanpa terjemahan berisiko tidak bisa diverifikasi oleh petugas setempat.

2. Verifikasi syarat kelayakan

Dokumen seperti akta kelahiran, ijazah, transkrip nilai, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), dan surat keterangan bank/rekening koran dipakai untuk membuktikan usia, tingkat pendidikan, kelayakan karakter, serta kecukupan dana. Semua dokumen ini harus terbaca jelas oleh petugas agar syarat bisa dipastikan terpenuhi.

3. Mencegah penundaan atau penolakan

Dokumen yang tidak diterjemahkan, atau terjemahannya tidak sesuai ketentuan, bisa membuat permohonan aplikasi WHV diminta dilengkapi ulang, tertunda, atau bahkan ditolak.

4. Konsistensi data

Nama, tanggal lahir, dan data lain harus konsisten antara paspor dan dokumen pendukung. Penerjemah profesional selalu memastikan penulisan nama dan istilah sesuai dengan paspor.

5. Keabsahan dan kredibilitas dokumen

Banyak negara meminta terjemahan oleh penerjemah tersumpah atau penerjemah bersertifikat karena dokumen yang dihasilkan dianggap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Terkait dengan jenis penerjemahan yang diperlukan Anda perlu cek persyaratan resmi di situs imigrasi negara tujuan, karena aturan tiap negara berbeda. Beberapa imigrasi menerima terjemahan biasa, namun ada pula imigrasi yang mewajibkan penerjemah tersumpah.

Dokumen Apa Saja yang Perlu Diterjemahkan untuk Working Holiday Visa?

Dokumen yang wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah untuk pengajuan Working Holiday Visa umumnya meliputi dokumen identitas, kependudukan, pendidikan, dan finansial.

1. Dokumen Identitas & Kependudukan

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta Kelahiran

2. Dokumen Pendidikan

  • Ijazah Terakhir
  • Transkrip Nilai
  • Kartu Tanda Mahasiswa

3. Dokumen Finansial

  • Rekening Koran / Surat Keterangan Saldo Bank
  • Surat Pernyataan Sumber Dana
  • Bukti Ketersediaan Dana untuk Tiket Pulang

4. Dokumen Pendukung Lainnya 

  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Dokumen Kesehatan
  • Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen
  • Sertifikat Kemampuan Bahasa Asing

Baca Juga: Prosedur Resmi Legalisasi Apostille Dokumen Working Holiday (WHV) Australia

Kesalahan Umum Saat Menerjemahkan Dokumen Working Holiday Visa

Ada beberapa kasus dokumen pengajuan WHV ditolak karena beberapa kesahalan setelah melalui pemeriksaan yang super ketat. Berikut kesalahan yang paling sering terjadi.

1. Penerjemah dan Format Tidak Sesuai Syarat

Banyak negara meminta penerjemah tersumpah atau bersertifikat resmi sehingga dokumen terjemahan yang tidak sesuai dengan syarat atau diterjemahkan sendiri sering ditolak.

Anda perlu menyertakan pernyataan dan data diri penerjemah, seperti nama lengkap penerjemah, nomor keputusan pengangkatan sebagai penerjemah tersumpah, serta bahasa keahliannya supaya dokumen terjemahan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Kesalahan pada Data Pribadi dan Istilah

Kesalahan terjemahan pada data pribadi termasuk kesalahan yang fatal. Nama di terjemahan ijazah, akta lahir, atau rekening koran harus sama persis dengan paspor.

Selain itu, menerjemahkan istilah-istilah khusus, seperti istilah dalam pendidikan atau hukum perlu padanan yang diterima secara internasional, bukan sekadar menerjemahkan kata per kata.

3. Dokumen Kadaluarsa atau Tidak Terbaca

Sebelum menerjemahkan dokumen pastikan masa berlaku dokumen masih aktif. Beberapa dokumen biasanya memiliki masa aktif dalam kurun waktu tertentu, misalnya, SKCK yang biasanya hanya berlaku selama 6 bulan. 

Jika masa berlaku dokumen belum habis, pastikan Anda mengunggah hasil terjemahan dokumen dalam bentuk scan yang jelas, tidak terpotong sehingga bisa terbaca oleh petugas imigrasi.

Supaya Anda terhindar dari penolakan dokumen, Anda bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah resmi dan berpengalaman seperti Translator Partner.

Cara Memesan Jasa Translate Dokumen Working Holiday Visa

Anda bisa memesan jasa penerjemah tersumpah atau sworn translator di Translator Partner secara online dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Untuk memesan layanan terjemah online Translator Partner Anda bisa menghubungi kontak Customer Service Translator Partner. 
  2. Konsultasikan keperluan Anda secara detail untuk mendapatkan rekomendasi layanan terbaik sesuai dengan kebutuhan.
  3. Setelah mendapatkan rekomendasi layanan, Anda bisa melakukan pembayaran atau DP dan mengirimkan dokumen yang ingin diterjemahkan ke WhatsApp/email.
  4. Proses penerjemahan pun dimulai lalu draft terjemahan akan dikirimkan kepada Anda untuk diperiksa. Jika sudah tidak ada kesalahan, dokumen terjemahan akan diberi cap dan tanda tangan penerjemah sebelum dikirimkan ke klien.
  5. Dokumen terjemahan akan dikirim ke WhatsApp/email dalam bentuk softfile dan ekspedisi dalam bentuk hardfile.

FAQ – Translate Dokumen Working Holiday Visa

1. Apakah semua dokumen WHV harus diterjemahkan?

Hanya dokumen yang tidak berbahasa Inggris atau bahasa resmi negara tujuan. Dokumen yang sudah berbahasa Inggris, seperti paspor bilingual, umumnya tidak perlu diterjemahkan. Namun, Anda perlu cek persyaratan tiap negara karena bisa berbeda.

2. Mana yang duluan, legalisasi atau terjemahan?

Biasanya dokumen asli dilegalisasi lebih dulu, baru diterjemahkan. Namun urutannya bisa berbeda, Anda perlu konfirmasi terlebih dahulu ke otoritas terkait.

3. Apakah harus melampirkan dokumen asli bersama terjemahan?

Umumnya ya, atau setidaknya salinan yang jelas. 

Penulis Artikel

Tim Penulis

Pakar legalitas dokumen dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam menangani proses administrasi internasional.

Lihat Semua Artikel Oleh Tim Penulis →

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *

Masih Butuh Penjelasan Lebih Lanjut?

Kami siap membantu memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan terjemahan tersumpah dan legalitas dokumen Anda. Konsultasi GRATIS 24/7.